PENTINGNYA BERPANCASILA
Oleh: Salahuddin II
-
Memperingati Hari Lahirnya Pancasila memicu semangat untuk memahami dan mengimplementasikan setiap sila pada Pancasila demi mencapai tujuan bangsa Indonesia. Tidak terasa setelah 74 tahun lamanya Indonesia menjalani roda pemerintahan yang sah dan selama itu pula Pancasila selalu mendampingi Indonesia di setiap masa. Namun, sekarang mayoritas Warga Negara Indonesia (WNI) masih belum menerapkan nilai-nilai Pancasila secara utuh, maksudnya adalah Pancasila hanya dihafal secara tekstual, namun kurang dipahami secara kontekstual. Ini menjadi PR bagi seluruh elemen bangsa Indonesia, terkhusus kepada generasi penerus bangsa sebagai kader terbaik untuk mewujudkan cita-cita Indonesia. Sebelum mengenal lebih dalam, akan dijelaskan terkait pengertian Pancasila.
-
Pancasila merupakan salah satu dari empat pilar kebangsaan milik Indonesia. Pancasila menjadi objek vital bangsa karena peran dan pengaruhnya yang sangat penting untuk Indonesia. Pancasila ditetapkan sebagai ideologi sekaligus dasar negara bangsa Indonesia pasca berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui proklamasi dan penetapan sidang PPKI. Pancasila berasal dari kata "Panca" yang berarti lima dan "Sila" yang berarti dasar. Jadi secara bahasa, Pancasila berarti lima dasar. Adapun pengertian Pancasila adalah suatu konsep yang digagas sebagai dasar negara menuju Indonesia yang merdeka.
-
Pancasila pertama kali digagas oleh Ir. Soekarno yang kelak akan menjadi presiden pertama Republik Indonesia saat sidang BPUPKI I tanggal 1 Juni 1945. Sebelumnya, ada beberapa tokoh lain yang mengusulkan gagasan terkait dasar negara. Yang pertama dari Prof. M. Yamin yang mengusulkan dasar negara tanggal 29 Mei 1945 dengan rumusan sebagai berikut:
1. Peri kebangsaan
2. Peri kemanusiaan
3. Peri ketuhanan
4. Peri kerakyatan
5. Kesejahteraan sosial
Kemudian Dr. Soepomo mengajukan usulan terkait dasar negara tanggal 31 Mei 1945 dengan rumusan sebagai berikut:
1. Persatuan
2. Kekeluargaan
3. Keseimbangan lahir dan batin
4. Musyawarah
5. Keadilan rakyat
Selanjutnya, Ir. Soekarno mengusulkan sebuah gagasan terkait dasar negara yang disebut Pancasila. Sebelumnya, Ir. Soekarno menyebutnya sebagai Pancadharma artinya lima kebenaran, kemudian diubah menjadi Pancasila. Adapun rumusan yang digagas sebagai berikut:
1. Kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme atau peri kemanusiaan
3. Mufakat atau demokrasi
4. Kesejahteraan sosial
5. Ketuhanan yang berkebudayaan
Untuk lebih memudahkan dalam perumusan dasar negara, maka pada tanggal 22 Juni 1945 dibentuk sebuah panitia yang beranggotakan 9 orang (disebut Panitia Sembilan) untuk merumuskan dasar-dasar negara. Akhirnya, usaha Panitia Sembilan menghasilkan Piagam Djakarta yang kelak akan menjadi Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia 1945. Kemudian, pada sidang PPKI yang kedua tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila secara resmi menjadi dasar negara Indonesia. Pancasila terletak di alinea (paragraf) keempat UUD 1945. Pancasila memiliki rumusan sebagai berikut:
1. Ketuhanan dengan menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Rumusan ini awalnya diterima, namun di sila pertama terjadi pertentangan karena WNI yang beragama non-muslim saat itu merasa keberatan. Maka, setelah dilakukan perundingan, maka bunyi sila pertama diubah menjadi "Ketuhanan Yang Maha Esa" sampai sekarang.
-
Mengapa Pancasila sangat penting untuk diterapkan? Pertanyaan tersebut sangat sesuai dengan kondisi dan situasi yang dialami oleh bangsa Indonesia ketika mengamalkan Pancasila. Pengaruh Pancasila bagi perkembangan bangsa Indonesia sangat kuat, bahkan sebelum berdirinya Indonesia. Berikut beberapa contoh kisah sejarah yang mungkin bisa dijadikan inspirasi betapa pentingnya Pancasila:
1. Di Aceh, para warga, bangsawan, serta ulama bisa mengalahkan Belanda walaupun sempat diadu domba namun gagal karena memegang prinsip ukhuwah (persaudaraan) dan iman yang kuat.
2. Kemudian, tahun 1908 keatas berbagai suku dan golongan di setiap daerah bersatu dan bekerjasama demi satu tujuan yaitu Indonesia merdeka. Lebih terbukti saat dilaksanakannya Kongres Pemuda II yang melahirkan Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928.
3. Organisasi-organisasi yang muncul pasca era pergerakan nasional juga saling bahu membahu mewujudkan bangsa Indonesia yang bebas dari penjajahan. Tidak ada solusi lain selain bersatu dan berkolaborasi demi menciptakan visi bersama.
4. Di tahun 1950-1959 di masa demokrasi liberal, Pancasila tidak menjadi dasar utama dalam bernegara. Akibatnya, pemerintahan berjalan dengan macet dan sering terjadi pemberontakan sehingga pada tanggal 5 Juli 1959 dikeluarkannya Dekrit Presiden yang menandakan bahwa Pancasila digunakan kembali sebagai dasar bernegara.
5. Apabila Pancasila tidak diterapkan, maka disintegrasi (perpecahan) di antara suku, agama, ras, dan golongan dari berbagai wilayah Indonesia akan terjadi. Konflik tidak dapat terelakkan, dan bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang terpecah-belah. Cerita ini terbukti dari kisah antara Ir. Soekarno dan Josep Broz Tito (Presiden Yugoslavia) tentang warisan yang akan ditinggalkan untuk bangsa. Josep Broz Tito mengatakan bahwa dia akan meninggalkan tentara yang unggul demi menjaga kedaulatan, sementara Ir. Soekarno meninggalkan Pancasila sebagai jalan hidup warganya. Kemudian, negara Yugoslavia hancur akibat konflik antar saudara sedangkan Indonesia tetap ada hingga kini.
Itulah mengapa Pancasila sangat penting dalam kehidupan bernegara. Itu baru dari sisi sejarah, belum dilihat dari sisi yang lain seperti ekonomi, sosial, dan lain-lain.
-
Selain itu, dengan diamalkannya Pancasila maka akan mendapat manfaat seperti:
1. Mampu meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga kehidupan religius bangsa Indonesia akan terjamin dan terwujudkan.
2. Saling membantu antar sesama manusia dan saling memanusiakan manusia demi terwujudnya tujuan bangsa Indonesia.
3. Menjaga semangat persatuan dan kesatuan, menumbuhkan persaudaraan, dan menyayangi satu sama lain meskipun terdapat perbedaan.
4. Dengan bekerjasama, bermusyawarah, dan saling berdiskusi dengan syarat tetap pada aturan hukum yang berlaku, maka solusi akan muncul dan masalah akan berkurang.
5. Menjadi pribadi yang berjiwa sosial, aktivis, dan tentunya menjunjung keadilan bagi setiap warga.
6. Melindungi bangsa Indonesia dari radikalisasi berbagai macam paham dan pemikiran yang mampu menggoyahkan kedaulatan bangsa.
Dari sisi ideologi, Pancasila merupakan perpaduan, pengembangan, serta perbaikan dari berbagai ideologi besar di dunia. Diambil dari tiga ideologi besar dunia, yakni ideologi liberal yang mengedepankan kebebasan, ideologi komunis yang mengedepankan keadilan, dan ideologi Islam (agama) yang mengedepankan keimanan, semua ada pada Pancasila. Jadi, kurang efektif apabila ideologi Pancasila diganti dengan ideologi lain, karena Pancasila sudah mencakup semuanya. Tidak mustahil jika suatu saat Pancasila dapat menjadi ideologi yang berpengaruh di dunia dan WNI akan disegani oleh dunia.
-
Sebagai generasi penerus, menjaga serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila merupakan sebuah kewajiban. Bagaimana tidak, jika suatu generasi kehilangan dasar atau fondasinya, maka generasi tersebut akan terombang-ambing oleh derasnya kemajuan zaman. Untuk itu, perlu adanya pemahaman dan penguatan nilai-nilai Pancasila demi menggapai semangat dalam menjalani kehidupan berpancasila. Mengamalkan Pancasila tidak semudah membalikkan telapak tangan, butuh yang namanya niat serta komitmen yang kuat untuk tetap menjaga dan mengamalkannya. Di zaman serba teknologi, justru penerapan nilai-nilai Pancasila menjadi lebih mudah. Pertama, informasi seputar makna Pancasila sebagai pedoman hidup negara dapat dipahami dengan mudah disamping belajar Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah. Kedua, contoh atau bentuk penerapannya dapat ditonton secara kontinu disamping melihat secara langsung melalui pengamatan. Dan ketiga, dapat mengamalkan nilai-nilai Pancasila sesuai dengan kreatifitas masing-masing (tetap harus sesuai dengan aturan hukum yang berlaku), misalnya melalui video, komedi, musik, dan lain-lain. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah berniat untuk belajar pendidikan Pancasila, langkah seterusnya adalah berkomitmen untuk terus mempelajarinya. Suatu saat akan terbiasa dan mampu melaksanakannya. Intinya, apapun yang bisa menjadi media penghubung untuk bisa berpancasila, maka ikuti dan laksanakan. Jangan sampai Pancasila hanya sebagai angan di masa-masa bersekolah.
-
Jadi, sikap dan kepribadian generasi penerus perlu ditingkatkan melalui pendidikan Pancasila. Ketika sudah berpancasila, maka akan muncul identitas bangsa Indonesia yaitu Pancasila, dan akan menjadi teladan bagi seluruh negara di dunia. Untuk itu, penting untuk berpancasila. Dimulai dari sekarang (lebih baik sejak dini), harus ada bibit Pancasila yang tertanam di hati agar tumbuh menghasilkan buah dan tempat teduh yang baik dan nyaman. Generasi penerus hendaknya menjadi motor penggerak semangat berpancasila. Dengan memperingati Hari Lahirnya Pancasila, maka meningkatkan kualitas dan kuantitas diri sebagai bangsa Indonesia merupakan suatu keharusan, sehingga setiap sila pada Pancasila dapat dipahami dan diimplementasikan.
-
"Kesatuan dan kekuatan bangsa adalah dua hal yang harus digenggam. Pancasila sebagai tangan yang berjari lima mampu menggenggam erat kedua hal tersebut."
"Pancasila adalah perisainya garuda, siap melindungi kedaulatan bangsa dari polusi dan radikalisasi."
-
Referensi:
tokohperumusdasarnegara.blogspot.com
Minggu, 16 Juni 2019
Rabu, 13 Maret 2019
MERDEKA KARENA BHINNEKA TUNGGAL IKA
Peristiwa agung bagi bangsa Indonesia telah terjadi 73 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 17 Agustus 1945. Nama Indonesia mulai menggema di seluruh wilayah baik di dalam maupun luar negeri. Sejak saat itu Indonesia lahir dan terbebas dari belenggu penjajah serta berusaha untuk merangkak, berjalan, dan berlari menuju ke arah masa depan yag lebih baik. Semuanya dilakukan atas dasar rasa persatuan dan kesatuan. Dasar tersebut tercantum dalam simbol/lambang negara Indonesia Garuda Pancasila yaitu semboyan “ Bhinneka Tunggal Ika “. Hampir setiap elemen masyarakat Indonesia tahu arti dari kalimat itu. Tapi, tahukah bahwa Indonesia merdeka karena Bhinneka Tunggal Ika. Berikut penjelasannya.
Bhinneka Tunggal Ika merupakan sebuah kalimat berbahasa Sanskerta yang memiliki arti “ Berbeda-beda namun tetap satu jua “. Kalimat ini dikutip dari kakawin/kitab Sutasoma karya Mpu Tantular masa kerajaan Majapahit yang berdiri kira-kira tahun 1295 Masehi. Kalimat Bhinneka Tunggal Ika menjadi semboyan bangsa Indonesia pasca kemerdekaan. Bhinneka Tunggal Ika memiliki peran penting dalam kemerdekaan Indonesia karena mengandung makna adanya rasa persatuan dan kesatuan tanpa melihat perbedaan. Bahkan di masa keemasan Majapahit, tidak ada perseteruan antar agama ( Agama besar yang dianut: Hindu-Buddha ) yang dapat menimbulkan perpecahan karena semua warganya bebas memeluk agama masing-masing, sampai akhirnya Majapahit runtuh akibat perang saudara.
Pada masa penjajahan, saat itu Indonesia/Nusantara masih berbentuk kerajaan-kerajaan yang tersebar di berbagai wilayah. VOC ( perusahaan dagang Belanda ) yang berdiri tanggal 20 Maret 1602 mulai melakukan kolonisasi dan imperialisme di Indonesia dengan menggunakan asas 3G ( Gold, Glory, Gospel ). Maka dimulailah pertempuran-pertempuran melawan berbagai kerajaan. Walaupun jumlah pasukan VOC lebih kecil dari lawannya, namun mereka hampir selalu memenangkan pertempuran karena selain senjata yang lebih lengkap dan canggih, juga kerajaan-kerajaan di Nusantara masih melakukan perlawanan secara sendiri-sendiri, terkadang antar kerajaan juga mudah diadu domba oleh VOC dengan motif mengiming-imingi sesuatu. Dengan begitu, VOC dapat menguasai seluruh Nusantara dan tekanan akibat penjajahan berjalan dengan lama bahkan sampai masa penjajahan Belanda ( setelah VOC runtuh ).
Namun, disamping itu VOC atau Belanda juga pernah hampir mengalami kekalahan akibat kewalahan ketika melawan kerajaan di Nusantara. Dua diantaranya adalah melawan kerajaan Aceh dalam Perang Aceh dan melawan bangsawan Jawa bernama Pangeran Diponegoro dalam Perang Diponegoro ( 1825-1830 ). Belanda mengalami kerugian yang sangat besar akibat dua perang tersebut. Sampai pada akhirnya Belanda menggunakan cara licik untuk memenangkan dua perang besar itu. Pada Perang Aceh, Belanda menggunakan siasat kekerasan sampai akhirnya Belanda memaksa Aceh untuk bertekuk lutut pada Belanda, walaupun masih sering terjadi pertempuran yang berskala kecil. Sedang Perang Diponegoro berakhir setelah pemimpinnya, Pangeran Diponegoro dijebak lalu ditangkap kemudian diasingkan ke Makassar. Mengapa mereka bisa membuat Belanda kewalahan ? Jawabannya ternyata terletak dari ukhuwah ( persaudaraan ) dan persatuan yang tetap dipegang teguh saat perang terjadi. Disitulah letak atau kunci yang akan mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaannya. Dan disitulah makna Bhinneka Tunggal Ika tertuju.
Sampai pada 1908, barulah muncul kesadaran-kesadaran pentingnya persatuan dan kesatuan yang mampu membuat Indonesia merdeka karena berbagai faktor-faktor, salah satunya adalah rasa senasib dan seperjuangan akibat penjajahan. Seperti berdirinya organisasi pertama Budi Utomo untuk memajukan pendidikan Indonesia. Sejak saat itu muncul berbagai organisasi lain yang sebenarnya memiliki satu tujuan, yaitu Indonesia merdeka. Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928 menjadi saksi untuk bersumpah dalam semangat persatuan menuju kemerdekaan. Lalu tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya dan lahirlah bangsa Indonesia.
Setelah upacara kemerdekaan selesai, berita kemerdekaan pun tersebar. Banyak kerajaan-kerajaan di Indonesia mulai bergabung dalam naungan NKRI, seperti kerajaan Yogyakarta, kerajaan Siak, kerajaan Bima, dan lain-lain. Mereka bergabung dengan Indonesia sebagai bentuk kecintaan pada tanah air dan dengan persatuan inilah seluruh wilayah di Indonesia dapat terbebas dari belenggu penjajahan.
Begitulah pemaparan sejarah mengapa Bhinneka Tunggal Ika sangat penting bagi Indonesia. Bhinneka Tunggal Ika sangat penting bagi perkembangan dan kemajuan bangsa Indonesia mengingat Indonesia memiliki berbagai keanekaragaman dan perbedaan. Namun bagi bangsa Indonesia, perbedaan itu bukan menjadi ajang permusuhan, namun perbedaan adalah warna-warna berbeda yang dapat menciptakan keindahan dan keunggulan-keunggulan yang berbeda yang dapat menciptakan kekuatan jika semua elemen yang ada mau bersatu padu menciptakan Indonesia yang merdeka dan maju.
Tujuan utama Bhinneka Tunggal Ika adalah untuk menyatukan segala perbedaan, dan menjaga agar Indonesia tidak terpecah belah. Melalui Pancasila, dasar-dasar negara pun tertuang di dalam Pancasila sebagai jalan atau pedoman hidup bagi bangsa Indonesia agar tetap bertahan dalam rasa persatuan dan kesatuan. Dalam menjalani kehidupan, Bhinneka Tunggal Ika menjadi tolak ukur dalam bertoleransi terhadap perbedaan, seperti menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing-masing, menampilkan dan mengenal budaya masing-masing, bekerja sesuai dengan profesi tanpa paksaan dan tekanan, dan membebaskan manusia untuk berekspresi ( tetap bertanggung jawab ) sesuai kemampuannya. Sesungguhnya memiliki banyak perbedaan adalah suatu kekayaan yang sangat melimpah, karena dengan adanya persatuan di dalamnya Indonesia akan dikenal oleh dunia sebagai negara yang hebat, bermartabat, maju, kaya, dan beradab.
Sebagai tambahan, di dalam Pancasila juga terdapat nilai-nilai kebhinnekaan, diantaranya :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa, artinya Indonesia menganut agama sesuai dengan kepercayaan masing-masing sehingga tercipta keharmonisan dalam kehidupan walaupun memiliki perbedaan dalam agama.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, artinya walaupun setiap manusia memiliki perbedaan dari segi manapun, namun tetapd harus saling menghargai dan membantu untuk menciptakan rasa kemanusiaan dan karakter yang baik.
3. Persatuan Indonesia, artinya walaupun suku, agama, ras, atau golongannya berbeda, namun tetap harus mencintai dan membela negaranya dan menganggap semuanya adalah saudara.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, artinya ketika berdemokrasi dan mengemukakan pendapat semisalnya, tetap harus menjaga aturan dan norma-norma yang berlaku, hargai orang yang memiliki perbedaan.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, artinya tidak ada kesenjangan sosial yang terlampau jauh jaraknya akibat dari adanya perbedaan kelas.
Jadi makna dan tujuan dari Bhinneka Tunggal Ika adalah mampu untuk saling merhargai dan saling membantu walaupun memiliki perbedaan demi terciptanya sebuah impian yang diharapkan oleh semuanya melalui persatuan. Gambaran suatu bangsa akan terlihat indah bila memiliki banyak warna dan komposisi di dalamnya. Kemerdekaan suatu bangsa akan tercapai melalui persatuan, dan persatuan akan dicapai jika menghilangkan unsur permusuhan dalam perbedaan. Ingat, Indonesia akan menjadi negara yang kuat jika semuanya merevolusi diri mereka menjadi lebih baik, salah satunya adalah menghargai perbedaan. Dengan begitu, impian Indonesia meraih dan tetap memertahankan kemerdekaan akan terwujud berkat suatu semboyan yang melegenda, yaitu Bhinneka Tunggal Ika.
“ Komponen-komponen suatu bangsa memiliki setiap keunggulan, jika Bhinneka Tunggal Ika mampu menyatukan semua itu, maka akan tercipta mesin yang sangat kuat, mampu mencapai visi dengan cepat, menyelesaikan misi dengan tepat, dan yang utama adalah memiliki kekuatan untuk bergerak di dalam jalur kebaikan dan kemajuan, itulah yang menjadi harapan Indonesia, merdeka ! “
Maaf apabila terdapat kesalahan penulisan kata atau kalimat dalam artikel ini.
Peristiwa agung bagi bangsa Indonesia telah terjadi 73 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 17 Agustus 1945. Nama Indonesia mulai menggema di seluruh wilayah baik di dalam maupun luar negeri. Sejak saat itu Indonesia lahir dan terbebas dari belenggu penjajah serta berusaha untuk merangkak, berjalan, dan berlari menuju ke arah masa depan yag lebih baik. Semuanya dilakukan atas dasar rasa persatuan dan kesatuan. Dasar tersebut tercantum dalam simbol/lambang negara Indonesia Garuda Pancasila yaitu semboyan “ Bhinneka Tunggal Ika “. Hampir setiap elemen masyarakat Indonesia tahu arti dari kalimat itu. Tapi, tahukah bahwa Indonesia merdeka karena Bhinneka Tunggal Ika. Berikut penjelasannya.
Bhinneka Tunggal Ika merupakan sebuah kalimat berbahasa Sanskerta yang memiliki arti “ Berbeda-beda namun tetap satu jua “. Kalimat ini dikutip dari kakawin/kitab Sutasoma karya Mpu Tantular masa kerajaan Majapahit yang berdiri kira-kira tahun 1295 Masehi. Kalimat Bhinneka Tunggal Ika menjadi semboyan bangsa Indonesia pasca kemerdekaan. Bhinneka Tunggal Ika memiliki peran penting dalam kemerdekaan Indonesia karena mengandung makna adanya rasa persatuan dan kesatuan tanpa melihat perbedaan. Bahkan di masa keemasan Majapahit, tidak ada perseteruan antar agama ( Agama besar yang dianut: Hindu-Buddha ) yang dapat menimbulkan perpecahan karena semua warganya bebas memeluk agama masing-masing, sampai akhirnya Majapahit runtuh akibat perang saudara.
Pada masa penjajahan, saat itu Indonesia/Nusantara masih berbentuk kerajaan-kerajaan yang tersebar di berbagai wilayah. VOC ( perusahaan dagang Belanda ) yang berdiri tanggal 20 Maret 1602 mulai melakukan kolonisasi dan imperialisme di Indonesia dengan menggunakan asas 3G ( Gold, Glory, Gospel ). Maka dimulailah pertempuran-pertempuran melawan berbagai kerajaan. Walaupun jumlah pasukan VOC lebih kecil dari lawannya, namun mereka hampir selalu memenangkan pertempuran karena selain senjata yang lebih lengkap dan canggih, juga kerajaan-kerajaan di Nusantara masih melakukan perlawanan secara sendiri-sendiri, terkadang antar kerajaan juga mudah diadu domba oleh VOC dengan motif mengiming-imingi sesuatu. Dengan begitu, VOC dapat menguasai seluruh Nusantara dan tekanan akibat penjajahan berjalan dengan lama bahkan sampai masa penjajahan Belanda ( setelah VOC runtuh ).
Namun, disamping itu VOC atau Belanda juga pernah hampir mengalami kekalahan akibat kewalahan ketika melawan kerajaan di Nusantara. Dua diantaranya adalah melawan kerajaan Aceh dalam Perang Aceh dan melawan bangsawan Jawa bernama Pangeran Diponegoro dalam Perang Diponegoro ( 1825-1830 ). Belanda mengalami kerugian yang sangat besar akibat dua perang tersebut. Sampai pada akhirnya Belanda menggunakan cara licik untuk memenangkan dua perang besar itu. Pada Perang Aceh, Belanda menggunakan siasat kekerasan sampai akhirnya Belanda memaksa Aceh untuk bertekuk lutut pada Belanda, walaupun masih sering terjadi pertempuran yang berskala kecil. Sedang Perang Diponegoro berakhir setelah pemimpinnya, Pangeran Diponegoro dijebak lalu ditangkap kemudian diasingkan ke Makassar. Mengapa mereka bisa membuat Belanda kewalahan ? Jawabannya ternyata terletak dari ukhuwah ( persaudaraan ) dan persatuan yang tetap dipegang teguh saat perang terjadi. Disitulah letak atau kunci yang akan mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaannya. Dan disitulah makna Bhinneka Tunggal Ika tertuju.
Sampai pada 1908, barulah muncul kesadaran-kesadaran pentingnya persatuan dan kesatuan yang mampu membuat Indonesia merdeka karena berbagai faktor-faktor, salah satunya adalah rasa senasib dan seperjuangan akibat penjajahan. Seperti berdirinya organisasi pertama Budi Utomo untuk memajukan pendidikan Indonesia. Sejak saat itu muncul berbagai organisasi lain yang sebenarnya memiliki satu tujuan, yaitu Indonesia merdeka. Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928 menjadi saksi untuk bersumpah dalam semangat persatuan menuju kemerdekaan. Lalu tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya dan lahirlah bangsa Indonesia.
Setelah upacara kemerdekaan selesai, berita kemerdekaan pun tersebar. Banyak kerajaan-kerajaan di Indonesia mulai bergabung dalam naungan NKRI, seperti kerajaan Yogyakarta, kerajaan Siak, kerajaan Bima, dan lain-lain. Mereka bergabung dengan Indonesia sebagai bentuk kecintaan pada tanah air dan dengan persatuan inilah seluruh wilayah di Indonesia dapat terbebas dari belenggu penjajahan.
Begitulah pemaparan sejarah mengapa Bhinneka Tunggal Ika sangat penting bagi Indonesia. Bhinneka Tunggal Ika sangat penting bagi perkembangan dan kemajuan bangsa Indonesia mengingat Indonesia memiliki berbagai keanekaragaman dan perbedaan. Namun bagi bangsa Indonesia, perbedaan itu bukan menjadi ajang permusuhan, namun perbedaan adalah warna-warna berbeda yang dapat menciptakan keindahan dan keunggulan-keunggulan yang berbeda yang dapat menciptakan kekuatan jika semua elemen yang ada mau bersatu padu menciptakan Indonesia yang merdeka dan maju.
Tujuan utama Bhinneka Tunggal Ika adalah untuk menyatukan segala perbedaan, dan menjaga agar Indonesia tidak terpecah belah. Melalui Pancasila, dasar-dasar negara pun tertuang di dalam Pancasila sebagai jalan atau pedoman hidup bagi bangsa Indonesia agar tetap bertahan dalam rasa persatuan dan kesatuan. Dalam menjalani kehidupan, Bhinneka Tunggal Ika menjadi tolak ukur dalam bertoleransi terhadap perbedaan, seperti menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing-masing, menampilkan dan mengenal budaya masing-masing, bekerja sesuai dengan profesi tanpa paksaan dan tekanan, dan membebaskan manusia untuk berekspresi ( tetap bertanggung jawab ) sesuai kemampuannya. Sesungguhnya memiliki banyak perbedaan adalah suatu kekayaan yang sangat melimpah, karena dengan adanya persatuan di dalamnya Indonesia akan dikenal oleh dunia sebagai negara yang hebat, bermartabat, maju, kaya, dan beradab.
Sebagai tambahan, di dalam Pancasila juga terdapat nilai-nilai kebhinnekaan, diantaranya :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa, artinya Indonesia menganut agama sesuai dengan kepercayaan masing-masing sehingga tercipta keharmonisan dalam kehidupan walaupun memiliki perbedaan dalam agama.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, artinya walaupun setiap manusia memiliki perbedaan dari segi manapun, namun tetapd harus saling menghargai dan membantu untuk menciptakan rasa kemanusiaan dan karakter yang baik.
3. Persatuan Indonesia, artinya walaupun suku, agama, ras, atau golongannya berbeda, namun tetap harus mencintai dan membela negaranya dan menganggap semuanya adalah saudara.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, artinya ketika berdemokrasi dan mengemukakan pendapat semisalnya, tetap harus menjaga aturan dan norma-norma yang berlaku, hargai orang yang memiliki perbedaan.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, artinya tidak ada kesenjangan sosial yang terlampau jauh jaraknya akibat dari adanya perbedaan kelas.
Jadi makna dan tujuan dari Bhinneka Tunggal Ika adalah mampu untuk saling merhargai dan saling membantu walaupun memiliki perbedaan demi terciptanya sebuah impian yang diharapkan oleh semuanya melalui persatuan. Gambaran suatu bangsa akan terlihat indah bila memiliki banyak warna dan komposisi di dalamnya. Kemerdekaan suatu bangsa akan tercapai melalui persatuan, dan persatuan akan dicapai jika menghilangkan unsur permusuhan dalam perbedaan. Ingat, Indonesia akan menjadi negara yang kuat jika semuanya merevolusi diri mereka menjadi lebih baik, salah satunya adalah menghargai perbedaan. Dengan begitu, impian Indonesia meraih dan tetap memertahankan kemerdekaan akan terwujud berkat suatu semboyan yang melegenda, yaitu Bhinneka Tunggal Ika.
“ Komponen-komponen suatu bangsa memiliki setiap keunggulan, jika Bhinneka Tunggal Ika mampu menyatukan semua itu, maka akan tercipta mesin yang sangat kuat, mampu mencapai visi dengan cepat, menyelesaikan misi dengan tepat, dan yang utama adalah memiliki kekuatan untuk bergerak di dalam jalur kebaikan dan kemajuan, itulah yang menjadi harapan Indonesia, merdeka ! “
Maaf apabila terdapat kesalahan penulisan kata atau kalimat dalam artikel ini.
Senin, 11 Maret 2019
PENTINGNYA ENERGI NUKLIR UNTUK ENERGI KEHIDUPAN
Energi merupakan elemen terpenting dalam menunjang kehidupan. Setiap lapisan masyarakat tentunya melakukan segala bentuk aktivitas yang melibatkan energi. Salah satu energi yang diperlukan bagi kehidupan adalah energi listrik. Namun, ketersediaan energi semakin hari semakin berkurang. Berbagai faktor menjadi penyebab berkurangnya energi semisal penggunaan energi yang berlebih dengan produksi energi yang tidak berimbang. Perlu adanya pengembangan terbaru agar energi yang dihasilkan semakin meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan. Teruntuk energi listrik, ada beberapa alternatif yang dapat menghasilkan energi tersebut, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), dan lain-lain. Terobosan terbaru terkait pembangkit listrik adalah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Pembangkit ini sangat efisien dan baik digunakan untuk menghasilkan energi listrik yang dibutuhkan ketika melakukan aktivitas seperti industri, rumah tangga, internet, dan lain-lain.
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) merupakan pembangkit listrik yang menggunakan proses reaksi nuklir yang diubah menjadi energi listrik. Tempat berlangsungnya proses reaksi nuklir disebut reaktor nuklir. Reaksi nuklir merupakan akibat dari interaksi antar atom yang saling bereaksi. Selama proses tersebut, muncul energi besar yang diakumulasikan menjadi energi listrik. Pentingnya PLTN bagi masyarakat adalah dari keunggulan yang dimiliki. Beberapa keunggulan yang ada antara lain tidak menghasilkan polusi udara, memiliki kapasitas persediaan energi yang besar, dan lain-lain. Walaupun dampak yang timbul jika reaktor nuklir mengalami kerusakan terbilang cukup besar, namun PLTN tetap menjadi sumber energi primadona bagi sebagian besar penduduk dunia sebab memiliki banyak manfaat.
Di Indonesia, potensi Sumber Daya Alam (SDA) sangat besar, salah satu faktor yang menjadikan Indonesia memiliki SDA yang melimpah adalah kondisi dan letak geografis Indonesia yang sangat pas untuk sumber daya yang mendukung. Di daerah Papua, Indonesia juga menghasilkan salah satu bahan pembangkit PLTN, yakni uranium. Uranium adalah unsur yang memiliki energi yang cukup besar, dapat terlihat dari komponen penyusunnya yang terdiri dari banyak elektron dan juga reaktif. Persediaan uranium di Indonesia juga cukup banyak sehingga Indonesia berpotensi menjadi pemasok energi terbesar di dunia serta menjadikan Indonesia sebagai negara yang mampu menghasilkan energi yang murah dan terbarukan. Energi tersebut akan diubah menjadi energi listrik yang memiliki nilai manfaat.
PLTN yang akan dibangun di berbagai wilayah di Indonesia bukan menjadi hal yang mudah. Perlu perhitungan serta lokasi yang tepat agar PLTN yang dibuat tidak menganggu segala aspek kehidupan di sekitarnya. Sehingga, ketika pembangunan sudah mulai dicanangkan, maka segala hambatan dan rintangan akan mudah terlewati dan proses pembangunan akan berjalan lebih lancar.
Pentingnya sumber energi nuklir di Indonesia mengingat negara Indonesia mempunyai keragaman SDA yang belum terkelola dengan baik. Sumber daya tersebut tentunya akan menjadi lebih bermanfaat ketika diolah demi kebutuhan masyarakat. Perlu adanya kegiatan industri yang menjadi media untuk mengolah sumber daya itu. Dan kegiatan industri tentunya memerlukan pasokan energi agar roda kegiatan industri dapat berputar dengan baik. Untuk merealisasikannya, PLTN yang dibangun juga perlu pengelolaan dan perawatan serta kontrol yang baik agar energi yang dihasilkan tersalurkan dengan baik. Tentunya, Sumber Daya Manusia (SDM) lebih ditingkatkan baik dari segi kuantitas dan kualitas. Pemerintah sebaiknya merencanakan dan mulai melakukan tindakan untuk memberikan pelatihan dan pendidikan tentang mengelola sumber energi yang terbarukan, termasuk energi nuklir.
Potensi SDM Indonesia terbilang baik. Bagaimana tidak, Indonesia memiliki kualitas materi pembelajaran yang bagus dan juga banyak warga negara Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri dan lulus dengan nilai yang baik. Bahkan ada beberapa warga Indonesia yang menjadi populer di luar negeri karena karya dan pengetahuannya. Dari segi prestasi Indonesia juga nggak kalah dengan negara lain. Yang terpenting adalah bagaimana mengoptimalkan SDM tersebut untuk kepentingan Indonesia, salah satunya adalah mengelola energi nuklir menjadi energi listrik melalui PLTN.
Khusus di bidang nuklir, pengaruh SDM untuk mengelola dan mengoperasikan PLTN sangat diperlukan. Semisal dari bagaimana mengelola uranium menjadi energi yang dapat disalurkan ke masyarakat perlu adanya pendidikan. Orang-orang yang berbakat di dalam ilmu radiasi juga diperlukan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan saat pembangunan PLTN. Terus juga para ilmuwan yang mahir melakukan riset dan operasi juga berperan penting ketika mencari lokasi beserta potensinya untuk pembangunan PLTN agar lebih optimal. SDM di Indonesia perlu digerakkan mengingat kuantitas dan kualitas SDM di Indonesia sangat banyak, agar nanti PLTN yang dibangun lebih bermanfaat.
Tetapi, untuk membangun PLTN di Indonesia yang memiliki wilayah yang luas tentu membutuhkan pihak-pihak yang lain selain saintis ataupun ilmuwan yang terlibat langsung di dalamnya. Berbagai macam ilmu pengetahuan perlu dilibatkan dalem pembangunan PTLN. Alhasil, PLTN dapat dikembangkan menjadi lebih optimal.
Seperti yang pernah dijelaskan oleh Dr. Azrul Azwar, dosen fisika Universitas Tanjungpura bahwa orang yang cerdas tentunya mampu mengkaitkan antara ilmu yang satu dengan ilmu yang lainnya. Dan juga di dalam setiap aspek kehidupan, pasti ada beberapa cabang ilmu yang dibutuhkan untuk mengaplikasikannya. Simpulannya, untuk pengembangan PLTN, membutuhkan ilmu-ilmu lain.
Selain matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), pengembangan PLTN juga membutuhkan ilmu ekonomi. Ekonomi berpengaruh terhadap kelancaran pada saat proses atau setelah pembangunan. Ketika proses pembangunan, tentunya membutuhkan dana yang cukup banyak, maka ilmu ekonomi berperan penting agar biaya pembangunan dapat dikelola dengan baik. Begitu juga untuk pengembangan, semisal perawatan serta distribusi energi listrik kepada setiap masyarakat, juga memerlukan alat untuk melakukannya. Ilmu ekonomi juga berpengaruh terhadap keberlangsungan PLTN.
Di bidang ilmu sosial, mungkin tidak menunjukkan hubungan secara langsung dengan PLTN namun peran pemerintah untuk memajukan warga negara dapat dimulai dari menjaga agar sumber energi listrik tetap tersedia. Untuk itu, perlu ada kebijakan serta hukum yang mengatur tentang PLTN agar energi listrik yang akan disalurkan dapat berjalan dengan optimal dan juga terhindar dari tindakan penyalahgunaan suber energi listrik PLTN. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat akan terjamin seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang diawali dengan tersedianya energi listrik.
Di bidang ilmu lingkungan, energi listrik yang berasal dari PLTN juga memiliki kelebihan yaitu limbah yang dihasilkan jauh lebih sedikit dari sumber energi lain. Ditambah lagi bahwa PLTN menghasilkan energi dengan jumlah yang cukup banyak, maka dapat disimpulkan bahwa PLTN memiliki kecocokan dengan lingkungan. Para pakar lingkungan hidup perlu mengawasi dan mengontrol setiap limbah yang terbuang dari PLTN untuk menjaga keseimbangan serta kondisi agar lingkungan tetap terjaga, dan masih banyak lagi ilmu lainnya.
Poin penting yang harus dijaga adalah bahwa PLTN selain memberi dampak yang baik, juga memberikan kontribusi yang baik untuk energi kehidupan. Cara agar PLTN menjadi lebih diterima masyarakat adalah dengan memberikan sarana edukatif kepada setiap masyarakat untuk mengenali PLTN lebih dalam.
Yang harus dilakukan pertama kali ketika ingin mendirikan PLTN di suatu wilayah adalah meminta izin kepada masyarakat untuk membangun PLTN dan memberikan edukasi serta sosialisasi perihal pentingnya PLTN bagi kemajuan masyarakat. Pihak yang ingin membangun tentunya harus menunjukkan arah yang strategis untuk mengajak kepada masyarakat agar senantiasa menjaga dan merawat lingkungan demi terciptanya lingkungan yang bebas dari limbah. Selain itu, masyarakat juga perlu dibina untuk menghemat penggunaan energi listrik yang berlebih dan juga mencari alternatif kreatif untuk menghasilkan energi yang berfungsi di setiap aspek kehidupan.
Kedua adalah langkah aktif untuk bekerjasama dengan masyarakat dalam membangun PLTN. Uranium sebagai bahan penyusun utama didatangkan dan kemudian mulai melakukan pembangunan fondasi, reaktor, sampai PLTN siap digunakan. Salurkan kepada masyarakat energi yang dihasilkan berupa listrik. Setelah itu, lakukan pelatihan serta pendidikan kepada masyarakat untuk beriovasi dan berkreasi dalam mengelola energi listrik yang tersedia demi kemajuan dan kesejahteraan.
PLTN menjadi tempat untuk menghasilkan energi listrik dari hasil reaksi nuklir di dalam reaktor kemudian diubah menjadi energi listrik. Estimasi dampak buruk lebih kecil dibandingkan dengan manfaat yang diperoleh. Untuk membangun PLTN yang baik, tentu diperlukan SDA yang cukup dan potensi SDA di Indonesia untuk pembuatan nuklir adalah uranium yang berada di daerah Papua. SDM di Indonesia juga sangat berpotensi untuk menciptakan PLTN yang maju di setiap wilayah Indonesia. Peran berbagai disiplin ilmu yang digunakan terkait PLTN juga diperlukan untuk mengoptimalkan segala manfaat dan meminimalisir segala resiko dan dampak buruk. Yang harus dilakukan agar PLTN diterima masyarakat adalah dengan mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk senantiasa menjaga dan menggunakan energi listrik dengan baik serta mensosialisasi perihal manfaat PLTN untuk menyediakan energi di masa mendatang. PLTN dikembangkan atas dasar memajukan masyarakat dan memberi energi kehidupan.
Teknologi yang mendukung dapat menjadi nilai tambah dalam pengembangan energi listrik untuk kehidupan. Tapi yang terpenting adalah bagaimana menemukan sumber energi terbaru untuk diolah menjadi energi listrik yang efisien. Dan nuklir menjadi terobosan baru untuk menghasilkan energi listrik yang tentunya bermanfaat bagi kehidupan dan aktivitas masyarakat. Pentingnya energi nuklir untuk memberi arah baru terhadap penggunaan energi lain yang kian menipis dan efisiensi yang semakin berkurang. Itulah mengapa, energi nuklir sangat penting untuk energi kehidupan.
Daftar Pustaka :
Https://id.m.www.wikipedia.org/wiki/Pembangkit_listrik_tenaga_nuklir
Energi merupakan elemen terpenting dalam menunjang kehidupan. Setiap lapisan masyarakat tentunya melakukan segala bentuk aktivitas yang melibatkan energi. Salah satu energi yang diperlukan bagi kehidupan adalah energi listrik. Namun, ketersediaan energi semakin hari semakin berkurang. Berbagai faktor menjadi penyebab berkurangnya energi semisal penggunaan energi yang berlebih dengan produksi energi yang tidak berimbang. Perlu adanya pengembangan terbaru agar energi yang dihasilkan semakin meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan. Teruntuk energi listrik, ada beberapa alternatif yang dapat menghasilkan energi tersebut, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), dan lain-lain. Terobosan terbaru terkait pembangkit listrik adalah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Pembangkit ini sangat efisien dan baik digunakan untuk menghasilkan energi listrik yang dibutuhkan ketika melakukan aktivitas seperti industri, rumah tangga, internet, dan lain-lain.
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) merupakan pembangkit listrik yang menggunakan proses reaksi nuklir yang diubah menjadi energi listrik. Tempat berlangsungnya proses reaksi nuklir disebut reaktor nuklir. Reaksi nuklir merupakan akibat dari interaksi antar atom yang saling bereaksi. Selama proses tersebut, muncul energi besar yang diakumulasikan menjadi energi listrik. Pentingnya PLTN bagi masyarakat adalah dari keunggulan yang dimiliki. Beberapa keunggulan yang ada antara lain tidak menghasilkan polusi udara, memiliki kapasitas persediaan energi yang besar, dan lain-lain. Walaupun dampak yang timbul jika reaktor nuklir mengalami kerusakan terbilang cukup besar, namun PLTN tetap menjadi sumber energi primadona bagi sebagian besar penduduk dunia sebab memiliki banyak manfaat.
Di Indonesia, potensi Sumber Daya Alam (SDA) sangat besar, salah satu faktor yang menjadikan Indonesia memiliki SDA yang melimpah adalah kondisi dan letak geografis Indonesia yang sangat pas untuk sumber daya yang mendukung. Di daerah Papua, Indonesia juga menghasilkan salah satu bahan pembangkit PLTN, yakni uranium. Uranium adalah unsur yang memiliki energi yang cukup besar, dapat terlihat dari komponen penyusunnya yang terdiri dari banyak elektron dan juga reaktif. Persediaan uranium di Indonesia juga cukup banyak sehingga Indonesia berpotensi menjadi pemasok energi terbesar di dunia serta menjadikan Indonesia sebagai negara yang mampu menghasilkan energi yang murah dan terbarukan. Energi tersebut akan diubah menjadi energi listrik yang memiliki nilai manfaat.
PLTN yang akan dibangun di berbagai wilayah di Indonesia bukan menjadi hal yang mudah. Perlu perhitungan serta lokasi yang tepat agar PLTN yang dibuat tidak menganggu segala aspek kehidupan di sekitarnya. Sehingga, ketika pembangunan sudah mulai dicanangkan, maka segala hambatan dan rintangan akan mudah terlewati dan proses pembangunan akan berjalan lebih lancar.
Pentingnya sumber energi nuklir di Indonesia mengingat negara Indonesia mempunyai keragaman SDA yang belum terkelola dengan baik. Sumber daya tersebut tentunya akan menjadi lebih bermanfaat ketika diolah demi kebutuhan masyarakat. Perlu adanya kegiatan industri yang menjadi media untuk mengolah sumber daya itu. Dan kegiatan industri tentunya memerlukan pasokan energi agar roda kegiatan industri dapat berputar dengan baik. Untuk merealisasikannya, PLTN yang dibangun juga perlu pengelolaan dan perawatan serta kontrol yang baik agar energi yang dihasilkan tersalurkan dengan baik. Tentunya, Sumber Daya Manusia (SDM) lebih ditingkatkan baik dari segi kuantitas dan kualitas. Pemerintah sebaiknya merencanakan dan mulai melakukan tindakan untuk memberikan pelatihan dan pendidikan tentang mengelola sumber energi yang terbarukan, termasuk energi nuklir.
Potensi SDM Indonesia terbilang baik. Bagaimana tidak, Indonesia memiliki kualitas materi pembelajaran yang bagus dan juga banyak warga negara Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri dan lulus dengan nilai yang baik. Bahkan ada beberapa warga Indonesia yang menjadi populer di luar negeri karena karya dan pengetahuannya. Dari segi prestasi Indonesia juga nggak kalah dengan negara lain. Yang terpenting adalah bagaimana mengoptimalkan SDM tersebut untuk kepentingan Indonesia, salah satunya adalah mengelola energi nuklir menjadi energi listrik melalui PLTN.
Khusus di bidang nuklir, pengaruh SDM untuk mengelola dan mengoperasikan PLTN sangat diperlukan. Semisal dari bagaimana mengelola uranium menjadi energi yang dapat disalurkan ke masyarakat perlu adanya pendidikan. Orang-orang yang berbakat di dalam ilmu radiasi juga diperlukan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan saat pembangunan PLTN. Terus juga para ilmuwan yang mahir melakukan riset dan operasi juga berperan penting ketika mencari lokasi beserta potensinya untuk pembangunan PLTN agar lebih optimal. SDM di Indonesia perlu digerakkan mengingat kuantitas dan kualitas SDM di Indonesia sangat banyak, agar nanti PLTN yang dibangun lebih bermanfaat.
Tetapi, untuk membangun PLTN di Indonesia yang memiliki wilayah yang luas tentu membutuhkan pihak-pihak yang lain selain saintis ataupun ilmuwan yang terlibat langsung di dalamnya. Berbagai macam ilmu pengetahuan perlu dilibatkan dalem pembangunan PTLN. Alhasil, PLTN dapat dikembangkan menjadi lebih optimal.
Seperti yang pernah dijelaskan oleh Dr. Azrul Azwar, dosen fisika Universitas Tanjungpura bahwa orang yang cerdas tentunya mampu mengkaitkan antara ilmu yang satu dengan ilmu yang lainnya. Dan juga di dalam setiap aspek kehidupan, pasti ada beberapa cabang ilmu yang dibutuhkan untuk mengaplikasikannya. Simpulannya, untuk pengembangan PLTN, membutuhkan ilmu-ilmu lain.
Selain matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), pengembangan PLTN juga membutuhkan ilmu ekonomi. Ekonomi berpengaruh terhadap kelancaran pada saat proses atau setelah pembangunan. Ketika proses pembangunan, tentunya membutuhkan dana yang cukup banyak, maka ilmu ekonomi berperan penting agar biaya pembangunan dapat dikelola dengan baik. Begitu juga untuk pengembangan, semisal perawatan serta distribusi energi listrik kepada setiap masyarakat, juga memerlukan alat untuk melakukannya. Ilmu ekonomi juga berpengaruh terhadap keberlangsungan PLTN.
Di bidang ilmu sosial, mungkin tidak menunjukkan hubungan secara langsung dengan PLTN namun peran pemerintah untuk memajukan warga negara dapat dimulai dari menjaga agar sumber energi listrik tetap tersedia. Untuk itu, perlu ada kebijakan serta hukum yang mengatur tentang PLTN agar energi listrik yang akan disalurkan dapat berjalan dengan optimal dan juga terhindar dari tindakan penyalahgunaan suber energi listrik PLTN. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat akan terjamin seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang diawali dengan tersedianya energi listrik.
Di bidang ilmu lingkungan, energi listrik yang berasal dari PLTN juga memiliki kelebihan yaitu limbah yang dihasilkan jauh lebih sedikit dari sumber energi lain. Ditambah lagi bahwa PLTN menghasilkan energi dengan jumlah yang cukup banyak, maka dapat disimpulkan bahwa PLTN memiliki kecocokan dengan lingkungan. Para pakar lingkungan hidup perlu mengawasi dan mengontrol setiap limbah yang terbuang dari PLTN untuk menjaga keseimbangan serta kondisi agar lingkungan tetap terjaga, dan masih banyak lagi ilmu lainnya.
Poin penting yang harus dijaga adalah bahwa PLTN selain memberi dampak yang baik, juga memberikan kontribusi yang baik untuk energi kehidupan. Cara agar PLTN menjadi lebih diterima masyarakat adalah dengan memberikan sarana edukatif kepada setiap masyarakat untuk mengenali PLTN lebih dalam.
Yang harus dilakukan pertama kali ketika ingin mendirikan PLTN di suatu wilayah adalah meminta izin kepada masyarakat untuk membangun PLTN dan memberikan edukasi serta sosialisasi perihal pentingnya PLTN bagi kemajuan masyarakat. Pihak yang ingin membangun tentunya harus menunjukkan arah yang strategis untuk mengajak kepada masyarakat agar senantiasa menjaga dan merawat lingkungan demi terciptanya lingkungan yang bebas dari limbah. Selain itu, masyarakat juga perlu dibina untuk menghemat penggunaan energi listrik yang berlebih dan juga mencari alternatif kreatif untuk menghasilkan energi yang berfungsi di setiap aspek kehidupan.
Kedua adalah langkah aktif untuk bekerjasama dengan masyarakat dalam membangun PLTN. Uranium sebagai bahan penyusun utama didatangkan dan kemudian mulai melakukan pembangunan fondasi, reaktor, sampai PLTN siap digunakan. Salurkan kepada masyarakat energi yang dihasilkan berupa listrik. Setelah itu, lakukan pelatihan serta pendidikan kepada masyarakat untuk beriovasi dan berkreasi dalam mengelola energi listrik yang tersedia demi kemajuan dan kesejahteraan.
PLTN menjadi tempat untuk menghasilkan energi listrik dari hasil reaksi nuklir di dalam reaktor kemudian diubah menjadi energi listrik. Estimasi dampak buruk lebih kecil dibandingkan dengan manfaat yang diperoleh. Untuk membangun PLTN yang baik, tentu diperlukan SDA yang cukup dan potensi SDA di Indonesia untuk pembuatan nuklir adalah uranium yang berada di daerah Papua. SDM di Indonesia juga sangat berpotensi untuk menciptakan PLTN yang maju di setiap wilayah Indonesia. Peran berbagai disiplin ilmu yang digunakan terkait PLTN juga diperlukan untuk mengoptimalkan segala manfaat dan meminimalisir segala resiko dan dampak buruk. Yang harus dilakukan agar PLTN diterima masyarakat adalah dengan mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk senantiasa menjaga dan menggunakan energi listrik dengan baik serta mensosialisasi perihal manfaat PLTN untuk menyediakan energi di masa mendatang. PLTN dikembangkan atas dasar memajukan masyarakat dan memberi energi kehidupan.
Teknologi yang mendukung dapat menjadi nilai tambah dalam pengembangan energi listrik untuk kehidupan. Tapi yang terpenting adalah bagaimana menemukan sumber energi terbaru untuk diolah menjadi energi listrik yang efisien. Dan nuklir menjadi terobosan baru untuk menghasilkan energi listrik yang tentunya bermanfaat bagi kehidupan dan aktivitas masyarakat. Pentingnya energi nuklir untuk memberi arah baru terhadap penggunaan energi lain yang kian menipis dan efisiensi yang semakin berkurang. Itulah mengapa, energi nuklir sangat penting untuk energi kehidupan.
Daftar Pustaka :
Https://id.m.www.wikipedia.org/wiki/Pembangkit_listrik_tenaga_nuklir
Langganan:
Postingan (Atom)